• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 19 April 2024

Daerah

Respons Perubahan Osis, Ma’arif Jombang Siap Dirikan Ratusan Pimpinan Komisariat

Respons Perubahan Osis, Ma’arif Jombang Siap Dirikan Ratusan Pimpinan Komisariat

NU Jombang Online, 
Surat instruksi Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Jawa Timur untuk mengubah organisasi siswa intra sekolah (Osis) menjadi Komisariat IPNU-IPPNU direspons cepat oleh Pengurus Cabang (PC) LP Ma'arif dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Langkah yang dilakukan LP Ma'arif dengan IPNU-IPPNU Jombang dalam instruksi itu adalah membentuk kepengurusan IPNU-IPPNU di sekolahan (komisariat) Jombang secara masif. Ditargetkan akan berdiri setidaknya 250 kepengurusan IPNU-IPPNU di sekolah. 

"PC LP Maarif Jombang siap dirikan 250 Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU pada lembaga atau satuan pendidikan di bawah NU Jombang," kata Ketua PC LP Ma'arif Jombang, Nur Khozin, Kamis (11/7).

Ia memandang, dengan pendirian kepengurusan IPNU-IPPNU di sekolah secara menyeluruh, nama Osis akan perlahan berganti, khususnya sejumlah sekolah yang berdiri di bawah koordinasi LP Ma'arif.

Ada banyak manfaat yang akan didapat siswa dan lemabaga pendidikan saat Osis berganti PK IPNU-IPPNU. Di anataranya ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah akan semakin kuat. Siswa maupun sekolah secara otomatis akan dikenakan ajaran-ajaran Aswaja an-Nahdliyah dengan sempurna, sehingga ajaran-ajaran yang selama ini dinilai melenceng dengan prinsip dan nilai Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin cukup sulit untuk bisa masuk ke sekolah.

"Dimulai dari pembentukan atau pendirian Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU dan berlanjut kegiatan Makesta, Lakmud dan seterusnya, sehingga memastikan terjadi penguatan pada proses pembelajaran Aswaja," jelasnya.

Ajaran Aswaja an-Nahdliyah di sekolah saat ini memang belum begitu kuat. Dibutuhkan pola atau formula yang mendukung terhadap bagaimana Aswaja bisa menjadi ajaran yang harus bahkan wajib diajarkan kepada para siswa. Dengan pendirian PK IPNU-IPPNU itu diharapkan ajaran-ajaran Aswaja an-Nahdliyah lebih masif di sekolah-sekolah.

Kemarin, Rabu (10/7), PC IPNU-IPPNU, LP Ma'arif serta Kementerian Agama (Kemenag) setempat melakukan MoU di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang terkait pendirian PK IPNU-IPPNU di sejumlah sekolah Jombang. 

Hal ini menurut Ketua PC IPNU Jombang, Moh Ishomuddin Haidar adalah upaya yang serius dalam membumikan ajaran-ajaran Aswaja an-Nahdliyah di lingkungan sekolah. Kemenag sebagai institusi resmi negara yang salah satu perannya menaungi madrasash juga sudah mendukung terhadap Pendirian PK IPNU-IPPNU.

"Sebagai organisasi keterpelajaran, IPNU-IPPNU siap bersinergi dengan LP Ma'arif yang menaungi lembaga sekolah NU se-Jombang," ujarnya. (Syamsul Arifin) 


Editor:

Daerah Terbaru