• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Selasa, 5 Juli 2022

Daerah

Rais MWCNU Bandarkedungmulyo Soroti Tata Cara Shalat Imam Mushala

Rais MWCNU Bandarkedungmulyo Soroti Tata Cara Shalat Imam Mushala
Konsolidasi jamiyah PCNU Jombang di MWCNU Bandarkedungmulyo. (Foto: Istimewa)
Konsolidasi jamiyah PCNU Jombang di MWCNU Bandarkedungmulyo. (Foto: Istimewa)

NU Online Jombang, 
Rais Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang Kiai Asmui Karim mengaku menemui sebagian masyarakat Bandarkedungmulyo yang saat melaksanakan shalat jauh dari kata sempurna. Mendekati pun masih cukup jauh.


Karenanya, ia menginstruksikan kepada Pengurus Ranting NU, takmir masjid dan mushala serta tokoh agama se-Kecamatan Bandarkedungmulyo untuk mengadakan pelatihan shalat wajib lima waktu sesuai dengan ajaran madzhab Imam Syafi'i. 


"Saya prihatin dengan shalatnya para imam di mushala daerah Bandarkedungmulyo, saya melihat banyak yang tata cara shalatnya tidak sesuai dengan ajaran mahdzab Imam Syafi'i, sehingga sangat perlu adanya kegiatan pelatihan untuk membenarkan tata cara shalat yang baik," katanya saat menyampaikan sambutannya di Turba PCNU Jombang di Mushala Baitul Aziz Pucangsimo, Sabtu (4/12/2021).


Menurutnya, hubungan manusia dengan Allah (hablum minallah) yang ditandai dengan ketaatan hambanya atas kewajiban-kewajibannya dalam beribadah harus dilakukan sebaik mungkin. Seperti halnya shalat dan ibadah-ibadah lainnya.


"Yang paling terpenting adalah hablum minallah, jadi kita perbaiki terlebih dahulu hubungan kita dengan Allah. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan atau pembelajaran shalat wajib yang benar," ujarnya.


Ia menegaskan, urusan akhirat (ibadah) perlu didahulukan daripada persoalan dunia. Bila soal agama sudah dilakukan dengan baik, maka, hal-hal yang berkaitan dengan dunia lebih mudah dijalankan.


PCNU Jombang, lanjutnya, perlu juga mengkoordinasikan perihal ini hingga tingkat ranting agar pelaksanaannya maksimal.


Kontributor Septy Yuanita
Editor: Ahmad


Daerah Terbaru