• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Daerah

Mengambil Hikmah di Balik Idul Adha, IPNU-IPPNU Harus Tiru Ketaatan Nabi Ismail

Mengambil Hikmah di Balik Idul Adha, IPNU-IPPNU Harus Tiru Ketaatan Nabi Ismail
Taufik Jalil saat di acara istighotsah dan doa bersama virtual. (Foto: Tangkapan layar)
Taufik Jalil saat di acara istighotsah dan doa bersama virtual. (Foto: Tangkapan layar)

NU Jombang Online, 
Pembina Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Jombang, Taufik Jalil berpesan kepada pelajar NU agar meniru kisah di balik adanya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Kisah itu terdapat peristiwa penting, yakni ketaatan Nabi Ismail kepada Nabi Ibrahim.

Pesan ini disampaikannya dalam acara istighatsah dan doa bersama PC IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jombang secara virtual disiarkan langsung melalui youtube pelajar digital Jombang, Sabtu (17/7).

Ketaatan dikisahkan dari peristiwa Nabi Ismail saat diberi tahu ayahnya bahwa dia akan disembelih atas perintah Allah SWT. Ismail adalah anak yang sangat taat. Tanpa ada perasaan takut, Nabi Ismail kemudian langsung menerima apa yang diperintahkan Allah melalui ayahnya itu. Akhir kisah tersebut, saat Nabi Ibrahim hendak menyembelih anaknya, Allah SWT menggantikan Nabi Ismail dengan kambing dari surga.

Dalam kisah ini, Taufik mengatakan, IPNU-IPPNU bisa mengambil hikmah dari ketaatan Nabi Ismail,  bahwa kader IPNU-IPPNU hendaknya selalu menghormati terhadap orang yang lebih tua, lebih-lebih orang tuanya sendiri. 

"Kalian jadilah pelajar yang seperti Ismail, menjadi anak yang selaluh taat dan patuh kepada orang tua, mengingat saat ini  terkadang pelajar yang sudah berorganisasi dan menjadi aktivis, sehingga malas untuk melakukan aktivitas di rumahnya sendiri," katanya.

Kepala Kemenag Blitar ini menyampaikan, pelajar yang aktif berorganisasi melalui wadah IPNU-IPPNU sejatinya adalah penerus perjuangan para pendiri NU. Para muassis NU itu adalah teladan sosok yang menjunjung tinggi ketaatan dan rasa saling menghormati.

Sebagai kader muda NU, ketaatan tersebut dapat diterapkan salah satunya di lingkungan keluarganya masing-masing, bahwa kader IPNU-IPPNU senantiasa taat dan patuh terhadap orang tuanya, sebagaimana Nabi Ismail kepada Nabi Ibrahim dan Siti Hajar.

Taufik juga berpesan kepada para alumni IPNU-IPPNU di Kabupaten Jombang agar meniru Nabi Ibrahim dan Siti Hajar dalam mendidik anaknya.

"Bagaimana sebagai orang tua yang mampu mendidik anaknya menjadi saleh, harus dengan memberikan contoh yang baik, ketika kita menginginkan anak kita untuk taat beribadah maka kita perlu berikan contoh beribadah yang taat terlebih dahulu," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Pembina IPPNU Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengungkapkan, ketaatan sangat penting dimiliki oleh seorang anak kepada orang tuanya. Apalagi ia adalah kader IPNU-IPPNU.

Kontributor: Septy Yuanita
Editor: Ahmad 


Editor:

Daerah Terbaru