• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Rabu, 17 April 2024

Daerah

Makin Laris, 3 Ton Lebih Beras CV NU Mandiri Jombang Dibeli Baznas

Makin Laris, 3 Ton Lebih Beras CV NU Mandiri Jombang Dibeli Baznas
Beras CV NU Mandiri Jombang diterima BAZNAS. (Foto: Istimewa)
Beras CV NU Mandiri Jombang diterima BAZNAS. (Foto: Istimewa)

NU Online Jombang, 
Beras hasil produksi CV NU Mandiri Kabupaten Jombang, Jawa Timur makin menemukan tempat di hati masyarakat. Beragam kalangan masyarakat di Kota Santri ini membelinya, mulai dari kuantitas yang kecil hingga nominal yang cukup besar.

Koordinator Bidang Keuangan CV NU Mandiri Jombang, H Suudi Anis menyampaikan, CV NU Mandiri sudah memproduksi beras kurang lebih 10 ton sejak awal produksi terhitung sekitar enam bulan lalu. Saat ini stok sudah mulai menipis, bahkan nyaris habis dibeli masyarkat. Beras tersebut sebagian besar menggunakan pupuk organik cair (POC) marolis buatan CV NU Mandiri Jombang.

"Kalau masih berbentuk gabah sekitar 13 ton, sehingga saat sudah menjadi beras kira-kira 10 ton," katanya kepada NU Online Jombang, Rabu (1/9).

Salah satu pihak yang membeli beras dengan jumlah yang cukup besar adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jombang. Lebih dari 3 (tiga) ton beras sudah di pihak Baznas. Beras tersebut dibeli dengan bertahap. Pertama, di pertengahan bulan Muharram, selanjutnya di akhir bulan Agustus.

"Pertama digunakan untuk program Baznas di bulan Muharram 2,5 ton. Lalu, kemarin beli lagi 6,5 kuintal untuk bantuan pesantren," jelas pria yang akrab disapa Mbah Ud ini.

Ia menyampaikan, proses komunikasi dengan pihak Baznas berjalan dengan demikian cepat. Mbah Ud mengaku, dalam hal ini pihaknya dan pimpinan Baznas satu frekuensi, sehingga proses lobi hingga pada tahap transaksi tidak butuh waktu lama.

"Kita mulai komunikasi dengan ketua Baznas pada bulan Juli, dan Agustus sudah deal, kita kirim," ungkapnya.

Mbah Ud menegaskan, komunikasi yang berjalan mulus itu bukan semata berdasar dirinya dan ketua Baznas sama-sama memiliki background NU, tetapi lebih dari itu karena kualitas beras. Beras yang diproduksi CV NU Mandiri dengan menggunakan POC marolis memiliki banyak keunggulan.

Di antaranya kemampuan beras yang diolah menjadi nasi bisa bertahan hingga 3 (tiga) hari. Ini, kata Mbah Ud, sudah dibuktikan kebenarannya oleh banyak pembeli beras CV NU Mandiri Jombang.

"Bahkan yang menjadi sampel terkait ketahanan nasi (menggunakan beras marolis) hingga tiga hari adalah Gus Didin (Ketua Baznas) sendiri, dan itu betul tidak basi," ujarnya.

Di samping itu, lanjut Mbah Ud, beras CV NU Mandiri lebih sehat daripada beras pada umumnya karena bebas kimia. Hal itu menurutnya penting diperhatikan masyarakat karena beras merupakan bahan pokok yang mesti diolah dan dikonsumsi setiap hari.

Terpisah, Ketua Baznas Jombang, H Didin A Sholahudin menyampaikan, setiap bulannya Baznas Jombang membutuhkan minimal 1 ton beras. Yang dibagikan rutin ke 20 pondok pesantren tahfidz dan rumah yatim di Kabupaten Jombang.

Di saat tertentu, kata dia, jika ada program tambahan, maka, kebutuhannya semakin banyak. Seperti halnya di bulan Ramadhan dan Muharram 1443 H baru-baru ini. Baznas membutuhkan sampai 10 ton beras.

"Biasanya kami membelinya secara bergilir ke petani atau pedagang beras dengan niat nglarisi dan support usaha mereka. Ketika tahu CV NU Mandiri, memproduksi beras, kami pun membelinya. Apalagi berasnya dari pupuk produksi sendiri, yang membawa semangat pemberdayaan jamiyah, jamaah, dan organik," tuturnya.

Di bulan Agustus ini, Baznas Jombang sudah membeli beras NU Mandiri sejumlah 630 pax, dengan kemasan 5kg setiap pax-nya. "Dan kami sudah berkomitmen rutin untuk membeli berasnya CV NU Mandiri," terangnya.

Pewarta: Ahmad


Editor:

Daerah Terbaru