• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Senin, 15 April 2024

Daerah

Lintas Agama di Jombang Peringati Haul Ke-10 Gus Dur

Lintas Agama di Jombang Peringati Haul Ke-10 Gus Dur
Pamflet Haul ke-10 Gus Dur oleh lintas agama di Jombang. (Istimewa)
Pamflet Haul ke-10 Gus Dur oleh lintas agama di Jombang. (Istimewa)

NU Jombang Online, 
Lintas agama dan organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur memperingati Haul ke-10 Gus Dur dengan beragam kegiatan. Kegiatan tersebut yaitu expo Bulan Gus Dur pada 22-28 Desember di Alun-alun Jombang, dilanjut talk show mengenang Gus Dur bersama Anita Wahid, Pagelaran musik gambus, pagelaran musik madoe etnik, pagelaran wayang pothehi, nonton bareng dan bedah film sakinah, pagelaran musik, dan Rijalul Ansor serta syekhermania. 

Salah satu panitia penyelenggara Ali Mahfudz mengatakan, semua kegiatan di atas untuk menyemarakkan Haul Gus Dur. Lebih dari itu adalah upaya meneladani spirit Gus Dur dalam mendedikasikan dirinya untuk bangsa. Talk show yang nanti dipandu langsung oleh salah satu putrinya itu akan mengungkap spirit perjuangan Gus Dur dalam berbagai aspek. Hal ini dinilai penting bagi pecinta Gus Dur agar semakin mengenalnya.

"Yang pasti ada banyak sisi yang perlu kita tahu dari Gus Dur dan layak untuk diteladaninya. Misalnya dalam hal nasionalisme. Generasi muda diharapkan mampu untuk menumbuh kembangkan rasa nasionalismenya dengan meneladani Gus Dur," katanya kepada NU Jombang Online, Kamis (19/12).

Baginya, sosok Gus Dur tidak akan lekang oleh waktu. Masih banyak yang perlu digali lebih dalam dari Presiden RI ke-4 itu melalui kegiatan-kegiatan. Seperti diskusi, talk show, seminar, dan acara positif lainnya. Dan di setiap Haulnya adalah momentum yang tidak boleh dilewatkan, para pecinta Gus Dur harus kreatif menyelenggarakan kegiatan.

"Selain Gus Dur dikenang Bapak Bangsa, ia juga dikenang sebagai Bapak Pluralisme yang sering kita dengar bersama dari Gus Dur adalah kita saudara dalam kebhinekaan," imbuhnya.

Belum lagi dalam aspek ekonomi. Gus Dur menurutnya merupakan sosok yang mempertahankan sekaligus memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Untuk itu expo yang diselenggarakan dalam sepekan itu sebagai wujud meneruskan perjuangan Gus Dur dalam aspek ekonomi.

"Kita tahu bersama Gus Dur juga salah atu pelopor ekonomi kerakyatan. Nah expo ini diharapkan menjadi implementasi itu," ucapnya.

Di expo sendiri nanti diisi dari berbagai usaha mekro kecil menengah (UMKM) yang ada di Jombang, termasuk juga beragam kuliner. Kesempatan ini tentu tidak boleh disia-siakan, pemilik usaha diharapkan bisa meningkatkan kreativitas usahanya agar masyarakat kian tertarik.

Disinggung terkait kolaborasi dengan berbagai lintas agama, ia menjelaskan, bahwa hal itu juga sebagai wujud dari usaha panitia penyelenggara meneladani Gus Dur dalam aspek kebersamaan dalam keberagamaan. "Dari umat-umat yang beragam itu, nanti muncul kesetiakawanan," pungkasnya.

Pewarta: Syamsul Arifin


Editor:

Daerah Terbaru