• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 27 Februari 2024

Daerah

Kurban di Tengah Pandemi, LAZISNU Jombang Pastikan Distribusi Daging Tepat Sasaran

Kurban di Tengah Pandemi, LAZISNU Jombang Pastikan Distribusi Daging Tepat Sasaran
Pamflet kurban LAZISNU Jombang
Pamflet kurban LAZISNU Jombang

NU Jombang Online, 
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur memastikan pendistribusian daging kurban menyentuh masyarakat luas dan tepat sasaran. Hal ini dengan pertimbangan dampak Covid-19 yang masih sangat dirasakan masyarakat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pokok. 

Dengan pertimbangan tersebut, LAZISNU di Kota Santri mengonsep pola penyembelihan hewan kurban sekaligus pendistribusiannya tidak hanya bertumpu di LAZISNU tingkat kebutuhan, tapi juga menyebar ke kecamatan hingga ke desa-desa melalui pengurus Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) bersama Unit Pengelola Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU).

"Untuk kurban tahun ini proyeksinya langsung ke MWCNU," kata Ketua PC LAZISNU Jombang, Ahmad Zainudin kepada NUJombang Online,  Kamis (30/7).

Oleh karenanya masyarakat Jombang yang ingin berkurban melalui LAZISNU bisa langsung berkoordinasi dengan pengurus MWCNU dan UPZISNU di daerah terdekat. Hal ini tentu akan lebih memudahkan proses dalam berkurban. 

"Jadi kalau ada yang kurban sekiranya dari MWCNU yang dekat ada kami sarankan langsung ke MWCNU," jelas pria yang akrab disapa Gok Din ini.

Ia mengaku, setiap MWCNU dan UPZISNU sudah mengantongi nama-nama yang dianggap layak menerima daging kurban. Tentu jumlahnya cukup beragam menyesuaikan kondisi masyarakat yang ada di masing-masing daerah. Yang pasti, jelas dia, daging-daging hewan kurban tahun ini diharapkan menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.

Gok Din juga mengimbau agar di setiap kecamatan tidak sampai terjadi penumpukan daging kurban. Dan kalau hal ini nanti terjadi, pengurus MWCNU dan UPZISNU yang bersangkutan hendaknya berkoordinasi dengan pengurus lainnya agar daging tersebut dibagikan kepada warga di luar daerah.

"Harapannya di hari H jika ada MWCNU yang berlebihan hewannya seperti arahan PCNU sebisanya didistribusikan ke daerah yang belum ada," ucapnya.

Sementara itu, Ketua PC Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Jombang, Moh Makmun menyampaikan, penyembelihan hewan kurban harus tetap mengikuti protokol kesehatan. Seperti pakai masker untuk panitia kurban dan orang yang petugas menyembelih, jaga jarak, dan tidak melibatkan massa banyak.

"Karena ini masih pandemi, maka semua aktivitas tetap harus dengan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah, tidak terkecuali saat penyembelihan hewan kurban," jelasnya.

Pewarta: Ahmad
Editor: Syamsul Arifin


Editor:

Daerah Terbaru