• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 14 Agustus 2022

Daerah

Ketua MWCNU Mojowarno Beberkan Tiga Tips agar Pelajar Survive di Era Sekarang

Ketua MWCNU Mojowarno Beberkan Tiga Tips agar Pelajar Survive di Era Sekarang
Usman Hasan selaku Ketua MWC NU Mojowarno saat Memberikan Sambutan
Usman Hasan selaku Ketua MWC NU Mojowarno saat Memberikan Sambutan

NU Jombang Online, 
Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang masa khidmah 2021-2023 dilantik di aula gedung Majelis Wakil Cabang (MWCNU) setempat, Ahad (27/6).

Prosesi pengukuhan kali ini berbeda dengan biasanya. Panitia mengonsepnya dengan virtual yang dilakukan di 8 titik. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi sebaran Covid-19 kian meluas.

Ketua MWCNU Mojowarno, Usman Hasan dalam sambutannya menyampaikan, format pelantikan virtual di masa pandemi seperti sekarang ini hendaknya tidak mengurangi rasa khidmat para pengurus.

"Tak masalah bila saat ini kita menjaga jarak terlebih dahulu, mengingat pandemi Covid-19 yang kian memburuk," tutur pria yang akrab disapa Usman itu.

Usman juga menyampaikan, agar IPNU-IPPNU Mojowarno menyiapkan paling tidak 3 hal penting agar bisa survive (bertahan) dan mampu melewati era yang semakin maju dan sarat beragam tantangan, seperti saat ini.

Tiga hal penting itu yakni kemampuan kognitif, softskill, dan kemampuan teknologi.

Lebih jauh ia menjelaskan, kemampuan kognitif dimaksud bukan sekadar penguasaan materi pelajaran di sekolah/madrasah, tetapi lebih dari itu pelajar harus memiliki kemampuan belajar memecahkan masalah yang kompleks, kemampuan memahami sesuatu (literasi dan numerasi) dan kemampuan berpikir kritis.

"Karena itu ujian nasional dihapus dan diganti dengan AKM dan AKSI yang menuntut pelajar masuk ke High Order Thinking Skill (HOTS)," jelasnya.

Sementara yang dimaksud kemampuan softskill, pelajar harus mampu berkomunikasi, berempati, punya growth mindset, dan adaptif. Ini sejalan dengan salah satu prinsip kemasyarakatan NU:
المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح

"Memelihara nilai-nilai terdahulu yang sudah baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik," ungkapnya mengartikan. 

Terakhir, kemampuan teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan. Siapa pun, mau tidak mau akan terkena dampaknya.

"Karena itu, pelajar harus meng-upgrade dirinya dalam hal teknologi agar bisa memanfaatkannya untuk kebaikan dan kemajuan," ucapnya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan selamat kepada semua pengurus yang dilantik baik offline maupun online.

"Saya yakin kalian mampu melaksanakan tugas organisasi ini dengan baik, ibarat teamwork, kalian seperti Timnas Portugal yang solid di segala lini dengan figur kapten tim yang luar biasa. Sekali lagi Selamat dan sukses," pungkas pria yang juga kepala sekolah MTsN 17 Jombang itu.

Hadir pada acara tersebut Camat Kecamatan Mojowarno, Ketua MWCNU Mojowarno, Ketua PAC GP Ansor, Ketua PAC Fatayat NU, Ketua PAC Muslimat NU, majelis dan alumni PAC IPNU IPPNU Mojowarno dengan mentaati protokol kesehatan ketat.

Kontributor: Annisa Rahma Nur Listia
Editor: Ahmad


Editor:

Daerah Terbaru