• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Neraca BMTNU Nasional Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Senin, 5 Desember 2022

Daerah

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Jombang Aktifkan Posko di Setiap Desa

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Jombang Aktifkan Posko di Setiap Desa
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab sa'at di minta keterangan usai rapat evaluasi covid-19 di gedung swagata Jombang (7/2/2022) (Foto : NU Online/Karimatul Maslahah)
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab sa'at di minta keterangan usai rapat evaluasi covid-19 di gedung swagata Jombang (7/2/2022) (Foto : NU Online/Karimatul Maslahah)

NU Online Jombang,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang Jawa Timur, membuka kembali posko Covid-19 di setiap Kecamatan, Desa dan di tempat umum lainnya, mengingat angka kasus harian kembali melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

 

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan, satgas covid-19 di kabupaten Jombang akan segera memberlakukan kembali penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat di setiap Desa dan juga di tempat umum. 

 

"Kita akan mengaktifkan kembali kampung tangguh, pesantren tangguh, industri tangguh, pasar tangguh. Kemudian, kita siapkan lagi isolasi terpusat (Isoter) dan pengawasan isolasi mandiri. Begitu juga dengan tempat karantina akan kita aktifkan kembali," ujarnya usai rapat evalusai covid-19 di gedung Swagata Jombang, Senin (7/2/2022).

 

Dirinya juga mengimbau kepada anak usia dini hingga dewasa untuk tetap mengenakan masker. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan di manapun mereka berada.

 

"Jadi masyarakat bisa melaksanakan prokes bukan hanya di tempat tertentu tapi di manapun mereka berada. Mulai dari anak-anak hingga dewasa wajib memakai masker," jelasnya. 

 

Diketahui, angka pasien covid-19 di kabupaten Jombang sudah mencapai 46 pasien yang tersebar di seluruh rumah sakit kabupaten Jombang. 

 

"Pasien covid di RSUD ada 16, kalau yang di rumah sakit swasta ada yang 2 ada yang 1," terangnya.

 

Adapun salah satu pemicu kasus peningkatan covid-19 di kabupaten Jombang adalah, adanya warga Jombang yang bekerja di luar kota. 

 

"Pemicu penyebaran covid-19 di Jombang, karna ada yang bekerja di Sidoarjo, di Surabaya. Kasusnya sama seperti dulu," tuturnya. 

 

Di konfirmasi secara terpisah, KH M Salmanudin Yazid Ketua pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang mendukung penuh atas kebijakan yang telah di berikan oleh pemkab Jombang. 

 

"Kita di PCNU akan mendukung penuh kebijakan dari bu Nyai (Bupati Jombang Mundjidah Wahab). Jika diberlakukan pengetatan prokes terkait adanya lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Jombang, tentu dukungan ini untuk mengurangi adanya penyebaran," pungkasnya.  

 

Kontributor : Karimatul Maslahah

Editor : Fitriana


Daerah Terbaru