• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 10 Mei 2024

Daerah

Diklat Teknis Subtantif, Upaya Ma'arif Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah

Diklat Teknis Subtantif, Upaya Ma'arif Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah
Ketua PC Ma'arif Jombang, Nur Khozin menyampaikan sambutan saat Diklat Teknis Subtantif. (Foto: Ma'arif Jombang)
Ketua PC Ma'arif Jombang, Nur Khozin menyampaikan sambutan saat Diklat Teknis Subtantif. (Foto: Ma'arif Jombang)

NU Jombang Online, 
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Jombang, Jawa Timur tak ingin ketinggalan dengan peraturan pendidikan yang baru. Peraturan atau regulasi yang dimaksud adalah peraturan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 24 tahun 2018 tentang perubahan atas peraturan Menteri Agama nomor 58 tahun 2017 tentang Kepala madrasah.

Dalam regulasi ini ada beberapa poin persyaratan yang mengatur terhadap kepala madrasah. Di antaranya harus beragama Islam, memiliki kemampuan baca tulis Al-Qur’an, memiliki pengalaman manajerial di madrasah, memiliki sertifikat pendidik, memiliki nilai prestasi kerja dan nilai kinerja guru paling rendah bernilai baik dalam dua tahun terakhir, dan diutamakan memiliki sertifikat kepala madrasah sesuai dengan jenjangnya untuk madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Untuk memenuhi poin-poin di atas, Ma'arif Jombang bergerak cepat menyambutnya dengan kegiatan Diklat Teknis Subtantif untuk Kepala Madrasah di Graha Gus Dur. Sementara ini dikhususkan untuk Kepala Madrasah Aliyah (MA). Kegiatan yang digelar dari Senin-Sabtu (11-16/11) ini bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya.

"Ini masih angkatan pertama. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kompetensi kepala madrasah," kata Ketua PC LP Ma’arif Jombang, Nur Khozin kepada NU Jombang Online, Rabu (13/11).

Ia memastikan diklat kepala madrasah semacam ini akan terus diselenggarakan secara berkala. Sehingga semua kepala madrasah di bawah binaan Ma’arif dipastikan akan memiliki kompetensi yang mumpuni sebagaimana yang diatur oleh pemerintah.

Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Mojoagung Jombang ini mengaku, saat ini dirinya dengan pengurus Ma'arif lainnya sedang menyiapkan kegiatan serupa. Setiap kepala madarasah nantinya dipastikan akan memenuhi persyaratan-persyaratan yang diatur pemerintah.

"Sedang disiapkan untuk angkatan kedua dan seterusnya sampai dipastikan seluruh kepala madrasah terdiklat guna memenuhi peraturan perundangan atau regulasi pendidikan yang terbaru," jelasnya.

Ia menegaskan, sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Ma’arif berkomitmen memberikan pendidikan yang terbaik untuk peserta didiknya. Ini tentu harus didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan regulasi yang mengatur terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Pewarta: Syamsul Arifin


Editor:

Daerah Terbaru