• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Rabu, 24 April 2024

Daerah

Ansor Jombang: Jangan Termakan Propaganda, Kita adalah Meriam Sesungguhnya

Ansor Jombang: Jangan Termakan Propaganda, Kita adalah Meriam Sesungguhnya
Pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) di SDI Sabilul Muttaqin Sumberagung Peterongan (11/12) (Foto: Syaiful)
Pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) di SDI Sabilul Muttaqin Sumberagung Peterongan (11/12) (Foto: Syaiful)
NU Jombang Online,
Meskipun dunia tengah dihadapkan ujian bencana Covid 19, hal itu tidak menyurutkan semangat Pimpinan anak cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Peterongan untuk meningkatkan militansi kadernya. Dengan semangat new normal, Ansor Peterongan menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) di SDI Sabilul Muttaqin Sumberagung Peterongan. (11/12)
 
KH Rohmatullah Akbar, penasihat Ansor Peterongan menyampaikan bahwa berkhidmah di Nahdlatul Ulama (NU) adalah untuk mencari berkahnya para kiai.
 
"Kita khidmah ten NU mencari barokahnya poro kiai, kanjeng nabi dawuh sopo muliakno ulama podo karo muliakno poro nabi, sopo muliakni nabi bakal dimuliakno gusti Allah (Kita khidmah di NU untuk mencari berkah para kiai. Nabi Muhammad SAW bersabda, barang siapa yang memuliakan ulama, sama seperti memuliakan para nabi. Barang siapa yang memuliakan para Nabi, maka akan dimuliakan oleh Allah SWT. Red)," ujarnya dalam bahasa Jawa yang kental.
 
Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua pimpinan cabang (PC) GP Ansor Jombang, Zulfikar Damam Ikhwanto. Ia menyampaikan, setelah Nabi Muhammad SWA, tidak ada nabi lagi. Yang ada, kata dia, adalah ulama yang membawa misi kenabian untuk menyebarkan ajaran islam.
 
"Di NU kita diajarkan untuk cinta kepada para ulama, selain itu kita juga diajarkan untuk cinta pada negara. Jangan ikutan - ikutan propaganda macam - macam. Kalau ada yang bilang, jika meriam kita adalah glugu jangan percaya. Sebab, kita adalah meriam sungguhan. Alhamdulillah kita kenal NU, kenal Ansor, karena kita yang butuh ansor & banser, kita tidak saling mengenal jika kita tidak di Ansor," paparnya.
 
Kontributor : Syaiful
Editor: Fitriana


Editor:

Daerah Terbaru