• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 23 Februari 2024

Daerah

Amir Maliki: IKA PMII Jawa Timur adalah Cermin Kekuatan NU Jawa Timur

Amir Maliki: IKA PMII Jawa Timur adalah Cermin Kekuatan NU Jawa Timur
Rapat konsolidasi PC IKA PMII Jombang tentang perumusah rekomendasi jelang Muswil IKA PMII Jatim (Foto : NU Online/Rohmadi)
Rapat konsolidasi PC IKA PMII Jombang tentang perumusah rekomendasi jelang Muswil IKA PMII Jatim (Foto : NU Online/Rohmadi)

NU Online Jombang

Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Jawa Timur (Jatim) rencananya akan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) di Kabupaten Bangkalan, Ahad (9/1/2022) mendatang.

 

Pimpinan Cabang (PC) IKA PMII Kabupaten Jombang telah merespon dengan melakukan kajian serta rapat internal secara serius PC IKA PMII Jombang juga melakukan penelitian mendalam tentang perjalanan IKA PMII Jawa Timur dalam 5 tahun terakhir.

 

Belum banyak yang diperankan IKA PMII Jawa Timur dalam mengonsolidasikan kekuatan serta menyalurkannya demi memberi warna (berkontribusi) dalam perubahan ipoleksosbud (ideologi, politik, dan sosial budaya) Jawa Timur.

 

"Padahal, Jawa Timur adalah basis kekuatan dengan sebaran kader yang meluas di sektor-sektor strategis, sekaligus pusat pabrikasi kader pergerakan," kata Amir Maliki Abitolkha Ketua PC IKA PMII Jombang, Selasa (4/1/2022).

 

Menurut pria yang berprofesi sebagai Rektor Universitas Darul Ulum ini, kekuatan IKA PMII Jawa Timur adalah cermin kekuatan NU Jawa Timur yang menyatu dalam konfigurasi partai politik serta berenergi secara ekonomi sekaligus menjadi penggerak kinerja pemerintahan Jawa Timur.

 

"Fakta bahwa kekuatan itu belum bisa dikonsolidasi secara progresif melalui jejaring sektoral yang solid ini menimbulkan kesan terpengaruh dengan kekuatan di luar IKA PMII Jawa Timur," jelasnya.

 

Karena itu, lanjut dia, PC IKA PMII Kabupaten Jombang, melalui musyawarah wilayah IKA PMII Jawa Timur, mengambil 3 fokus dari 4 kewenangan Muswil sebagai penekanan.

 

"Pernyataan sikap PC IKA PMII Jombang yang pertama adalah repositioning IKA PMII dalam lingkungan strategis. Kembali ke Khittah IKA PMII," tukasnya.

 

Pihaknya menilai, IKA PMII bersifat kekeluargaan, memiliki kebersamaan, keprofesian, keilmuan, kemasyarakatan dan kebangsaan seperti yang tercantum dalam AD pasal 4. Dengan begitu, lanjut dia, IKA PMII berorientasi pada konsolidasi yang berbasis profesi dan keilmuan untuk kemaslahatan masyarakat dan bangsa.

 

Amir menambahkan, sifat demikian menjadi model pergerakan yang berazaskan kekeluargaan serta terikat dalam ikatan silaturrahim antara anggota IKA PMII. 

 

"Ini juga sekaligus menjadi kepeloporan untuk saling membantu agar berkembang dalam karir, ilmu dan usaha berlandaskan semangat korps (satu badan-satu jiwa)," tambahnya.

 

Selain itu, Amir mengatakan, konsolidasi dalam AD pasal 6 ditujukan untuk mengembangkan dan mendayagunakan seluruh potensi alumni PMII di berbagai bidang. Beberapa diantaranya adalah, pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi terwujudnya masyarakat dan bangsa Indonesia yang sejahtera, maju dan mandiri, demokratis dan berkeadilan.

 

"Dalam konteks Jawa Timur, perlu fokus usaha dari 7 usaha yang ditetapkan pasal 7 AD/ART IKA PMII, yakni fokus pada 3 usaha itu penting dilakukan," ujarnya.

 

Dia menyebut, membina dan mendayagunakan seluruh potensi sumberdaya alumni PMII dilakukan sebagai upaya pengembangan karir dan profesinya di berbagai bidang pengabdian.  

 

Karena itu, kata dia, IKA PMII perlu mengembangkan gerakan di lingkungan pengabdian para anggotanya agar lebih fokus pada ekonomi dan politik. 

 

"Politik ini bisa menjurus ke politik pragmatis melalui kepartaian ataupun politik kenegaraan melalui jalur birokrasi dan profesi," jelasnya.

 

Selain itu, harus juga membina, mengembangkan serta meningkatkan hubungan silaturahim dan kekeluargaan di antara anggota.

 

"Siapapun tidak ada yang tidak memahami manfaat silaturrahim. Manfaatnya jelas untuk semua bidang dan sektor kehidupan. Dalam konteks IKA PMII perlu diintensifkan konsolidasi organisasi melalui berbagai aktivitas dan mekanisme dengan harapan; tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan secara bersama-sama melalui silaturahim," paparnya.

 

Sementara itu, anggota IKA PMII juga harus dibina dalam rangka kaderisasi (mentoring) agar dapat berkarakter pergerakan sehingga memiliki kesiapan untuk mengabdi di berbagai bidang kehidupan. 

 

Mereka, lanjutnya, adalah sumberdaya alumni IKA PMII yang akan turut memberi warna perubahan yang telah dimulai oleh para pendahulunya. 

 

"IKA PMII perlu serius melakukan usaha pembinaan dan bimbingan yang terarah," katanya.

 

Pancarupa, Kriteria untuk Pimpinan IKA PMII Jatim

Amir menambahkan, untuk dapat mewujudkan repositioning IKA PMII di lingkungan strategis, dibutuhkan figur pemimpin IKA PMII Jawa Timur, dengan kriteria yang cukup selektif.

 

"Harus seorang pengusaha atau politisi dengan posisi mapan. Bukan akademisi atau aktivis walau ketokohannya dikenal banyak kalangan. Selain itu juga harus berjiwa Nahdloh (membangkitkan) di lingkungan pergerakan," paparnya.

 

Dan lebih penting, menurut Amir, pimpinan yang baru haruslah figur yang komunikatif dan bisa diterima sebagian besar kalangan di Jawa Timur serta berpaham Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah.

 

"Seorang pemimpin juga penting untuk memiliki kapasitas secara manajerial dan skill leadership yang menyenangkan," katanya.

 

Kontributor : Rohmadi

Editor : Fitriana


Daerah Terbaru