• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 3 Juli 2022

Daerah

Katib PCNU Jombang Ingatkan Pemuda Kuatkan Solidaritas dan Soliditas untuk Bangsa

Katib PCNU Jombang Ingatkan Pemuda Kuatkan Solidaritas dan Soliditas untuk Bangsa
Katib PCNU Jombang Ingatkan Pemuda Kuatkan Solidaritas dan Soliditas untuk Bangsa. (Foto: Dok NU Online Jombang)
Katib PCNU Jombang Ingatkan Pemuda Kuatkan Solidaritas dan Soliditas untuk Bangsa. (Foto: Dok NU Online Jombang)
NU Online Jombang, 
Hari ini, semua elemen bangsa Indonesia kembali diingatkan tentang Hari Sumpah Pemuda yang dicetuskan tepatnya pada 28 Oktober 1928 silam. Momentum itu merupakan puncak perjuangan para pemuda Indonesia, bersatu dalam memperjuangkan harkat, derajat, dan martabat bangsa Indonesia.
 
Melalui Sumpah Pemuda, semua warga negara Indonesia diingatkan tentang komitmen serta janji setia para pemuda, bahkan hingga kesiapan mereka berjuang dengan jiwa raga untuk tegaknya NKRI, tanpa kolonialisme dan penjajahan.  
 
Demikian disampaikan Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang (PCNU), Ahmad Samsul Rijal, menanggapi peringatan Hari Sumpah Pemuda.
 
Menurutnya, Sumpah Pemuda merupakan penegasan tentang kedaulatan sebagai komunitas bangsa untuk bebas mengatur kehidupannya sendiri dengan berlandaskan persatuan dan kesatuan, senasib dan seperjuangan. 
 
"Karena ini pula, solidaritas serta soliditas pemuda adalah kekuatan yang hebat untuk bangsa kita," tuturnya, Kamis (28/10/2021).
 
Ia mengingatkan, belajar dari segala hal, saat ini pemuda harus berjanji untuk menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan mengisi ke-Indonesia-an dengan memajukan kehidupan bangsa di semua sektor. 
 
"Pemuda harus penuh inisiatif, inovasi dan kreasi dalam memajukan ekonomi bangsa, berbasis teknologi maupun kearifan lokal," jelasnya.
 
Walaupun demikian, pemuda hari ini harus menunjukkan kepribadian bangsa dengan menjaga budaya serta adat ke-Indonesia-an, agar identitas bangsa yang bermartabat tidak hilang. 
 
"Di tengah-tengah masyarakat serta berbagai aktivitas sosial agar tumbuh percaya diri dan keyakinan, sebagai bangsa yang berperadaban dan berbudaya pemuda juga harus menyatu agar mereka tidak asing di negaranya sendiri," ungkapnya.
 
Ia mengingatkan, bahwa para pemuda-pemudi saat ini adalah calon tokoh-tokoh bangsa yang akan memajukan negara Indonesia pada masa yang akan datang. 
 
"Kita tidak bisa mengelak dari perubahan dan kemajuan, maka pandai-pandailah memilih kemajuan dan perubahan yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, jangan sampai luntur dan hilang karena kesalahan pemuda-pemudi saat ini dalam memilih perubahan dan kemajuan," pungkasnya.
 
Kontributor: Annisa Rahma
Editor: Ahmad 


Daerah Terbaru