Home Warta Nasional Fiqih Daerah Bahtsul Masail Opini Keislaman Amaliyah NU Khutbah Humor Ekonomi Lainnya Buku/Resensi Video Nyantri MWC Ranting NU Pengurus

CV NU Mandiri Ajak Petani Diwek Perbaiki Kesuburan Tanah dengan Pupuk Organik

CV NU Mandiri Ajak Petani Diwek Perbaiki Kesuburan Tanah dengan Pupuk Organik
Ngaji tani CV NU Mandiri bersama para petani Diwek (Foto: Arif)
Ngaji tani CV NU Mandiri bersama para petani Diwek (Foto: Arif)

NU Online Jombang,
Puluhan tahun tanah di Jombang dicemari pupuk kimia yang merusak kesuburan tanah. Karena itu NU melalui CV NU Mandiri membuat terobosan baru, jalan keluar bagi para petani untuk memperbaiki kesuburan tanah dengan menggunakan pupuk organik yang diproduksi sendiri.

 

Dalam acara Ngaji Tani yang dilakukan CV NU Mandiri beserta gabungan petani Diwek, pupuk organik yang sudah diuji coba juga oleh dinas pertanian kabupaten Jombang tersebut diperkenalkan. Harapannya, akan semakin banyak yang menggunakan pupuk organik untuk lahan pertanian para petani di Jombang. Selain lebih hemat, pupuk buatan CV NU Mandiri juga memberikan manfaat untuk perbaikan kondisi tanah yang sudah terlalu lama menampung residu pupuk kimia.

 

Sugiarto, Direktur CV NU Mandiri mengatakan bahwa penggunaan pupuk ini cukup hemat.  Jika menggunakan pupuk kimia, 1 hektar tanah membutuhkan 14 ton. Sementara jika menggunakan pupuk organik besutan NU yang dinamakan Marolis ini, hanya membutuhkan 14 liter saja. Karena setiap 1 liter pupuk marolis mengandung 1 ton bakteri yang berfungsi memperbaiki kondisi tanah.

 

“Aplikasi pupuk ini akan didampingi oleh fasilitator LPPNU. Sebelum benar-benar menggunakan pupuk ini secara penuh, untuk awal hanya 50 persen. 50 persennya lagi menggunakan pupuk vokasi. Nanti setelah pemakaian berlanjut, lambat laun penggunaan pupuk kimia akan kita kurangi sama sekali dan hanya menggunakan pupuk marolis saja,” jelasnya dalam acara yang diselenggarakan Jumat (8/10) malam ini.

 

Sementara itu, Rudi Priyono, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang yang juga hadir dalam ngaji tani tersebut mengatakan, Dinas Pertanian sangat mendukung pupuk organik yang diproduksi oleh CV NU Mandiri. 

 

"Setelah dilakukan uji coba, produk yang dibuat NU ini tokcer. Pupuk yang dipakai lebih hemat dan beras yang dihasilkan jauh lebih sehat. Bahkan, tiga hari di suhu ruang, nasi tidak akan basi. Selain itu, tingkat kandungan residu di dalam tanah juga berkurang drastis. Jadi selain menghasilkan beras yang sehat, pupuk ini juga memperbaiki kondisi tanah," jelasnya.

 

Selain itu, menurutnya, peran NU cukup siginifikan dalam memberikan edukasi ke petani soal produk organik. Selain memberikan pupuk yang murah tetapi berkualitas, NU juga berkomitmen untuk membeli hasil panen petani yang menggunakan pupuk CV NU Mandiri dengan harga diatas pasar.

 

"Suatu saat subsidi pupuk akan dihentikan sama sekali. Sampai saat itu tiba, semoga dengan jalan keluar yang diberikan NU ini, petani Jombang bisa lebih mandiri dan mulai meninggalkan pupuk kimia serta beralih ke pupuk organik yang dibuat oleh NU," ujarnya.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Diwek, KH. Hamdi Sholeh yang juga hadir dalam acara tersebut turut senang ketika NU mulai memperhatikan kesejahteraan ekonomi umat dengan memberdayakan petani, utamanya Petani Diwek.

 

"Sudah saatnya NU bukan hanya ngurusi yasinan, pengajian, tapi juga ngurusi kesejahteraan ekonomi umat. NU bahkan berusaha mendatangkan profesor agar pertanian kita makin maju. NU sudah menemukan cara agar tanah bisa kembali bagus seperti yang sudah Allah firmankan, bahwa tanah yang diberikan Allah awalnya adalah tanah yang subur, sementara kita yang merusaknya. Karena itu, kita wajib mengembalikan kesuburan tanah itu," paparnya.

 

Ia menambahkan, LPPNU akan mendampingi petani sejak masa awal tanam, panen sampai dengan saat beras siap dibeli. Karena itu, semoga dengan adanya pupuk organik yang dibuat NU ini, semua petani khususnya di Diwek bisa menggunakan pupuk ini dan merasakan manfaatnya.

 

Kontributor: Arif
Editor : Fitriana

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

Warta