• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 16 April 2024

Daerah

Napak Tilas Guru Bangsa, Banser Madiun Jalan Kaki hingga ke Banyuwangi

Napak Tilas Guru Bangsa, Banser Madiun Jalan Kaki hingga ke Banyuwangi
Banser Desa Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Madiun, Eko Hadi Susilo ditemui beberapa anggota Banser Kecamatan Perak, Jombang. (Foto: NU Jombang Online/Ratna)
Banser Desa Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Madiun, Eko Hadi Susilo ditemui beberapa anggota Banser Kecamatan Perak, Jombang. (Foto: NU Jombang Online/Ratna)

NU Jombang Online, 
Seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Madiun, Eko Hadi Susilo melaksanakan napak tilas dengan berjalan kaki melewati daerah-daerah di Jawa Timur menuju Banyuwangi sebagai tujuan utama. 

Hal ini adalah cara dia untuk memperingati Hari Pahlawan. Ia ingin menampilkan semangat muda meski usianya yang cukup berumur, sekitar 54 tahun. Sekaligus hendak memberikan pesan kepada para pemuda saat ini agar tidak menyia-nyiakan usia mudanya untuk berusaha mengenang dan meneladani guru-guru bangsa atau pahlawan.

Saat sampai di Jombang ia berziarah ke makam penggerak sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) almaghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah. Di Kota Santri ini Eko disambut hangat oleh berbagai anggota Banser.

“Ada kebanggaan tersendiri untuk saya sebenarnya, saya bisa melakukan perjalanan ini dan saya yakin akan ada hikmah tersendiri dari perjalanan ini dan Insya Allah membawa barokah,” katanya saat ditemui NU Jombang Online, Kamis, (12/11). 

Ia menyampaikan, para pemuda yang hari ini berkhidmah di Ansor dan Banser menggunakan waktunya sebaik mungkin dengan hal-hal yang bermanfaat. Demikian menurutnya adalah ajaran penting dalam meneladani kiprah tokoh-tokoh NU semasa mudanya.

“Kebanggaan saya ini pingin saya tularkan untuk para pemuda, khususnya pemuda Ansor bahwa yang tua saja masih semangat apalagi yang muda," imbuhnya.

Pria yang kesehariannya berdagang di pasar ini memulai napak tilasnya sejak Rabu (10/11/2020) pukul 11:00 WIB dari masjid agung Madiun didampingi Wali Kota Madiun, Ketua Ansor, keluarganya, dan dikawal oleh anggota Banser lainnya.

"Dan di setiap kota atau kabupaten yang saya lalui, saya bertemu dengan sahabat-sahabat Banser ikut mengawal, alhamdulillah," ujarnya.

Sementara dipilihnya Banyuwangi sebagai tujuan utama, ia menyebut bahwa bumi blambangan tersebut sebagai tempat terbentuknya GP Ansor saat Muktamar ke-9 NU pada 23 April 1943 silam.

Kontributor: Ratna
Editor: Ahmad


Editor:

Daerah Terbaru