• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 16 April 2024

Daerah

Berharap Situasi Jakarta Kembali Kondusif, Pelajar NU Baca Sholawat Bersama

Berharap Situasi Jakarta Kembali Kondusif, Pelajar NU Baca Sholawat Bersama

NU Jombang Online, 
Sejak 21 hingga 22 Mei 2019 kemarin, situasi di DKI Jakarta diketahui masih belum kondusif. Ini menyusul para demonstran yang tak kunjung menyudahi aksi-aksinya. Salah satu yang menjadi pusat unjuk rasa ini tepat di depan kantor Bawaslu pusat.

Situasi ini mengundang perhatian banyak kalangan di daerah-daerah. Tak terkecuali dari kalangan pelajar Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang terwadahi oleh organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). 

Para pelajar NU ini bersama-sama memanjatkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW di Balai Desa Tebel Rabu (22/5), sembari berharap situasi yang kurang kondusif itu segera sejuk, tenteram seperti sedia kala.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Bareng, Irna mengatakan, situasi yang terjadi di Jakarta secara tidak langsung berdampak terhadap psikologi dan ketenangan masyarakat di daerah-daerah lainnya.

"Ini juga berdampak pada psikologis dan ketentraman masyarakat tak terkeculi di wilayah Bareng, sehingga kami mengadakan acara ini untuk ikut mendamaikan dan menciptakan suasana lebih sejuk untuk Indonesia," katanya.

Tampak di lokasi, para pelajar NU antusias dan khidmat sepanjang bacaan sholawat dilantunkn hingga usai. 

Irna menyembut, pembacaan sholawat ini dengan istilah Pesawat dengan kepanjangan Pelajar NU Bareng Bersholawat. Ia berharap, pembacaan sholawat ini tidak hanya berhenti kali ini saja, namun seterusnya bisa dilakukan dengan istiqamah. 

“Harapan kami semoga acara Pelajar NU Bareng Bersholawat Pesawat akan terus ada dan abadi di bumi Bareng," harapnya.

Pada kesempatan itu, dilangsungkan nonton bareng film yang berjudul Menolak Diam. Film ini diperankan sekumpulan para pelajar untuk menolak praktik korupsi di sekolah mereka. (M. Halim Wardana/Syamsul Arifin)
 


Editor:

Daerah Terbaru