• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 29 Juni 2022

Mitra

Pupuk CV NU Mandiri Bisa Jadi Pilihan Utama Petani, Intip Keunggulannya

Pupuk CV NU Mandiri Bisa Jadi Pilihan Utama Petani, Intip Keunggulannya
Pupuk organik cair (POC) CV NU Mandiri Kabupaten Jombang. (Foto: Dok NU Online Jombang)
Pupuk organik cair (POC) CV NU Mandiri Kabupaten Jombang. (Foto: Dok NU Online Jombang)

NU Online Jombang, 
CV NU Mandiri Kabupaten Jombang punya pupuk organik cair (POC) atau pupuk marolis yang diproduksi sendiri. Pupuk ini bisa menjadi pilihan utama bagi para petani, khususnya petani padi, karena memiliki banyak keunggulan.


Koordinator Lapangan Pengelola CV NU Mandiri, Lukman Hakim menyampaikan, banyak petani yang sudah membuktikannya sendiri terkait keunggulan POC CV NU Mandiri. Bahkan para petani yang awalnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, kini secara perlahan beralih memakai POC CV NU Mandiri.


Adapun keunggulannya, kata dia, pertama, bisa memberikan nutrisi yang tinggi pada tanaman padi. Pertumbuhan tanaman padi dengan menggunakan POC CV NU Mandiri akan terlihat beda, daunnya akan tampak lebih hijau. Ini menandakan bahwa tanaman tersebut tumbuh berkembang dengan sehat.


"Kita sudah membuktikan sendiri di lapangan, bahwa memang ada perbedaan. Daun padi yang menggunakan POC kita akan lebih hijau," katanya kepada NU Online Jombang, Sabtu (19/3/2022).

 


Kedua, lanjutnya, POC CV NU Mandiri memberikan dampak dominan pada perkembangan tanaman padi. Menurut Lukman, hal itu cukup unik, rerumputan atau gulma yang berada di sekitar tanaman padi akan terkurangi maksimal, sehingga dapat membantu mengurangi beban petani dalam menyiangi gulma yang menghambat pertumbuhan tanaman padi.


"Karena itu, petani merasa senang karena pupuk kita diserap maksimal oleh tanaman padi, dan rumput-rumput yang menggangu pertumbuhan tanaman padi bisa terkurangi. Ini juga sudah dibuktikan sendiri oleh petani," jelasnya.


Ketiga, biji padi akan nampak lebih berisi, tidak gepeng atau pipih. Lukman menyampaikan, beberapa kali telah membuktikannya langsung di lapangan saat hendak panen. Asal POC CV NU Mandiri digunakan ideal, takarannya menyesuaikan dengan luas lahan, akan memberikan dampak yang bagus pada biji padi.


"Ada cerita dua petani di salah satu kawasan Jombang bagian utara, sawahnya berdempetan, satu menggunakan POC CV NU Mandiri, dan satunya tidak, hasilnya sangat beda, biji padi dengan POC kita lebih berisi," ujar ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Jombang ini.

 


Keempat, kulit padi atau sekam lebih tipis. Menurut Lukman hal ini dimungkinkan karena faktor biji padi yang lebih berisi, sehingga mengurangi ketebalan kulit. Untuk kasus ini, dirinya menyebut pengelola CV NU Mandiri sedang melakukan penelitian lebih jauh.


"Kita sedang investigasi, apakah memang murni dipengaruhi oleh pupuk organik cair kita atau ada faktor lain. Tapi sementara ini, banyak ditemui kulit padi yang menggunakan POC mayoritas lebih tipis," ungkapnya.


Kelima, gabah tidak berjamur dan tidak mengeluarkan bau saat didiamkan cukup lama. Hal ini menurut Lukman, baik gabah yang dipungut melalui mesin atau secara manual, sama saja. Tiga hari gabah masih aman, terlihat tidak ada perubahan.


"Beberapa kali kita juga sudah membuktikan soal ini. Kita juga mendapat laporan langsung para petani kita bahwa memang gabah yang tumbuh dari CV NU Mandiri tidak berjamur dan tidak bau kecut," tuturnya.


Keenam, tekstur nasi yang diolah dari beras menggunakan POC CV NU Mandiri lebih punel. Selain itu, bisa bertahan sampai dua hingga tiga hari, nasi tidak basi atau bau. Pengelola CV NU Mandiri dan warga NU di Jombang biasa menyebutnya dengan beras sehat marolis.


"Banyak pengurus NU di Jombang yang sudah memberikan testimoni. Hasilnya sama dengan yang kita alami, beras sehat kita kalau dimasak bisa bertahan dua sampai tiga hari," pungkasnya.


Editor:

Mitra Terbaru