Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Tekad Bertaraf Internasional, Unwaha Siapkan Manual Mutu Berstandar ISO 9001 : 2015

Pihak PT SISTAND memberikan sertifikat kepada perwakilan pejabat Unwaha, Siti Sufaidah. (Foto: Dok Unwaha)
Pihak PT SISTAND memberikan sertifikat kepada perwakilan pejabat Unwaha, Siti Sufaidah. (Foto: Dok Unwaha)

NU Jombang Online, 
Jajaran pejabat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas, Kabupaten Jombang kembali melanjutkan pertemuan dengan konsultan dari PT SISTAND Indonesia, Rabu (24/3) terkait kelanjutan penerapan ISO 9001 : 2015. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Unwaha ini dihadiri oleh semua jabatan struktural yang ada di lingkungan Unwaha, mulai dari rektorat, dekan, Kaprodi, ketua lembaga, hingga Kabiro.

Agenda yang telah terjadwal antara PJM Unwaha dengan konsultan manajemen mutu PT SISTAND Indonesia ini merupakan pendampingan PT SISTAND Indonesia pascapertemuan sebelumnya melakukan kajian analisis terkait gap yang terjadi dalam pelaksanaan sistem manajemen mutu di Unwaha. 

Pendampingan PT SISTAND dalam pertemuan keempat ini, memberi arahan melalui kajian bersama jajaran pejabat di lingkungan Unwaha, melalui diskusi dan analisis proses penyusunan manual mutu yang tepat untuk Unwaha mengingat perlu banyaknya perubahan dalam peningkatan mutu perguruan tinggi jika ingin bersaing di kancah Internasional.

Ahmad Nur Ismail, Direktur PJM Unwaha dalam sambutannya menyampaikan, perbaikan atau bahkan perubahan terkait sistem manajemen mutu di Unwaha memang harus dilakukan, agar misi besar Unwaha menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional pada tahun 2035 dapat terealisasi. 

Perubahan-perubahan yang perlu mendapat perhatian, seperti pengelolaan manajemen, baik pada kegiatan akademik maupun non-akademik, agar terwujud manajemen yang lebih efektif dan berkualitas. 

Tentu, kata dia, salah satu tantangan dalam mewujudkan hal tersebut adalah menyelesaikan beberapa tuntutan internal terkait pengelolaan institusi perguruan tinggi. "Salah satu tuntutan internal yang memiliki peran cukup signifikan adalah menciptakan akuntabilitas dalam setiap proses yang dijalankan, serta perbaikan mutu dalam pelayanannya," ungkapnya.

Aris Siswanto, Konsultan dari PT SISTAND memaparkan, sebenarnya sudah ada peta mutu Unwaha yang telah dibuat. Namun, perlu adanya perbaikan agar lebih berstandart ISO. Sisi akuntabilitasnya harus mulai ditata kembali. Ada item yang perlu disampaikan kepada khayalak masyarakat secara bebas atau open access. Namun, ada juga beberapa item yang tidak perlu open access yang artinya hanya internal Unwaha saja yang bisa mengetahuinya. 

"Ini merupakan strategi institusi agar mampu bersaing. Selain itu, perlu adanya penataan kalimat yang tepat dalam membuat standart agar tidak muncul multitafsir," jelasnya.

Ari Siswanto juga menjelaskan bahwa dalam konteks akuntabilitas serta peningkatan mutu, keputusan Unwaha untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 : 2015 merupakan keputusan strategis dalam upaya melakukan perbaikan terhadap sistem, proses, pengelolaan sumber daya serta transformasi kebijakan pengelolaan institusi. 

Pengembangan dan penerapan SMM ISO 9001: 2015 yang terintegrasi dengan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPMPT) diharapkan dapat menjadikan efektivitas pengelolaan institusi terhadap seluruh aspek yang ada didalamnya meningkat. 

Konteks akuntabilitas serta peningkatan mutu dalam ruang lingkup penerapan SMM ISO 9001 : 2015 di antaranya adalah perbaikan pada seluruh proses tata kelola dan layanan institusi. Hal ini tentunya memerlukan adanya kejelasan dalam setiap proses dalam jangkauan tata kelola dan layanan yang diberikan.

“Setiap proses haruslah memiliki acuan yang baku tentang bagaimana menjalankan proses tersebut, siapa saja pihak yang dilibatkan, dasar hukum apa yang dijadikan pegangan hingga tingkat kewenangan dari otoritas atau personel yang menjalankan proses tersebut," ucapnya. 

Manual mutu merupakan bagian dari SMM ISO 9001 : 2015 yang berfungsi sebagai kerangka dasar dalam penyusunan dan penerapan sistem manajemen mutu. Selain sebagai kerangka dasar, manual mutu juga berfungsi sebagai pedoman bagi Unwaha dalam penerapan SMM. Manual mutu juga akan memberikan sajian yang informatif dalam melihat dan menilai kebijakan, komitmen serta sistem manajemen yang diterapkan Unwaha, yang akan memudahkan pihak eksternal memahami Unwaha.

Sebagai informasi, ada beberapa poin yang dikaji bersama atas pendampingan konsultan manajemen dari PT SISTAND Indonesia. Di antaranya review klausul-klausul ISO 9001:2015 dan lingkup penerapannya dalam manajemen mutu Unwaha, langkah yang dapat dilakukan dalam penyusunan sistem manajemen mutu Unwaha, dokumentasi sistem mutu yang akan diterapkan, serta gambaran dan interaksi dari proses-proses yang diterapkan.

Di akhir kegiatan, sebagai penghargaan bagi para jajaran pejabat yang terlibat dalam proses implementasi ISO 9001 : 2015, secara simbolis PT SISTAND memberikan sertifikat kepada perwakilan dari jajaran pejabat Unwaha yang diwakili oleh Siti Sufaidah yang merupakan Kabiro bidang akdemik. 

Kontributor: Khotim Fadhli
Editor: Ahmad