Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Sambut Santri, Ponpes Al Aqobah Kwaron Jombang Perketat Prokes

Penerapan prokes kedatangan santri Al Aqobah Kwaron Jombang (Foto: Rohmadi)
Penerapan prokes kedatangan santri Al Aqobah Kwaron Jombang (Foto: Rohmadi)

NU Jombang Online,
Demi mengantisipasi penyebaran covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aqobah, ratusan santri yang kembali setelah liburan Idul Fitri diwajibkan menjalani rapid test dan swab antigen sebelum kembali ke Ponpes. Hasil tes harus dipastikan negatif sebelum santri masuk ke pondok dan menuju kamar masing-masing.

Kanzul Fikri yang merupakan pengasuh Ponpes Al-Aqobah 1 mengatakan, sebanyak 600 lebih santri telah kembali ke pondok pada Senin. Namun, menurutnya santri yang diperbolehkan masuk pondok hanya santri yang sudah mengantongi surat hasil swab antigen yang memiliki keterangan negatif covid-19.

"Kami juga membuat jadwal yang bertahap bagi santri yang akan masuk ke pondok. Jadi tidak menimbulkan kerumunan dalam jumlah yang besar. Ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan di lingkungan pondok," jelasnya.

Dengan begitu, lanjut dia, santri bisa memulai proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman tanpa perlu membuat orang tua mereka khawatir putra dan putri mereka tinggal dan belajar di pondok.

Kanzul menjelaskan, protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat agar tidak menganggu kenyamanan para santri dalam belajar. Bentuk tatap muka dalam proses belajar mengajar juga memberlakukan protokol kesehatan yang sesuai dengan anjuran tenaga medis juga pemerintah.

"Dengan begitu santri bisa dengan khusuk, tenang dan nyaman saat kebali belajar dengan perasaan yang bahagia," tambahnya.

Selain itu, Kanzul juga berpesan pada orang tua wali santri agar melakukan hal-hal yang telah menjadi kebijakan Ponpes. 

"Besar harapan kami, pembelajaran tatap muka di lingkungan pesantren tetap dilakukan asal selalu melakukan sesuai protokol kesehatan. Kami juga mohon doa kepada abah Yai, seluruh santri dan wali santri untuk selalu mendoakan agar kita terhindar dari covid-19," tutupnya.

Pewarta : Rohmadi
Editor : Fitriana