Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Pentas Seni, Cara Asyik Lawan Covid-19

Saat pementasan kesenian berlangsung (Foto: Rohmadi)
Saat pementasan kesenian berlangsung (Foto: Rohmadi)

NU Jombang Online, 
Memperingati Hari Pahlawan Nasional, santri Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang memiliki cara tersendiri untuk melawan Covid-19. Cara asik yang membuat imunitas tubuh santri meningkat di masa pademi Covid-19 itu adalah pentas seni yang diisi oleh bakat para santri. dimulai dari baca puisi, drama kolosal perjuangan, kreasi Muhafadho Alfiyah di Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif setempat, pada Jum'at (13/11)

Muhammad Zaini (20), salah satu pengurus pondok pesantren mengatakan, selain menumbuhkan daya imun bagi para santri tujuan diadakannya peringatan hari pahlawan ini santri bisa mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan indonesia.
 
"Inti dari imunitas tubuh adalah menjaga diri baik-baik dan perasaan yang senang selalu mendominasi. Dengan adanya kegiatan ini, santri akan lebih gembira dan senang sekaligus pun menambahkan imun mereka. Juga mengenang jasa para pahlawan terdahulu. Terlebih pendiri pondok pesantren disini, juga termasuk pahlawan," ungkap Zaini.
 
Di samping untuk menanamkan rasa nasionalime di masa pandemi Covid-19 dengan adanya perlombaan diharapkan mampu meningkatkan imunitas santri sehingga tidak mudah terserang penyakit.
 
"Karena santri dimasa pandemi ini juga butuh hiburan dikarenakan sejak awal masuk santri tidak diperkenakan keluar pondok dan di jengguk," jelas Zaini, santri asal gresik ini.
 
Zaini berharap, dengan adanya peringatan ini, santri bisa menjadi sosok pahlawan dalam melawan Covid-19 yang selalu wadah terhadap wabah Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
 
"Semoga santri bisa menjaga daya imunnya dan selalu menerapkan protokol kesehatan. Sehingga pondok juga meresa aman saat menerapkan kegiatan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren," pungkasnya.
 
Pewarta: Rohmadi
Editor: Fitriana