Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Melangitkan Doa, Ikhtiar NU Mojowarno Bangkit dari Pandemi Covid-19

Doa bersama di Masjid Al Huda Menganto oleh MWCNU Mojowarno secara virtual
Doa bersama di Masjid Al Huda Menganto oleh MWCNU Mojowarno secara virtual

NU Jombang Online,
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang menggelar doa bersama secara virtual untuk keselamatan bangsa, mengingat kasus Covid-19 kembali merebak. Acara dimulai setelah sholat Isya dengan pembacaan Istighatsah dan shalawat, Senin (12/7).

Acara dibuka secara resmi di Masjid Al Huda Desa Menganto oleh KH Abdul Hayyi, Rais Syuriyah MWCNU Mojowarno  dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua MWCNU Mojowarno, Usman Hasan.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan, pihaknya tidak berada dalam posisi pro dan kontra soal Covid-19. Namun, lebih melihat fakta bahwa akhir-akhir ini banyak yang meninggal dunia karena Covid-19.

Karena itu, Usman meminta kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mojowarno untuk menjadi garda terdepan dalam upaya melawan dan mencegah adanya Covid-19.

"Di masa pandemi Covid-19 ini, kita harus berikhtiar dengan cara melangitkan doa, memohon kepada Tuhan agar bangsa ini selamat," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan, sebagai bentuk ikhtiar lahir.

"Jangan sampai ada yang mengaitkan antara kesehatan dengan agama. Misalnya, saat masyarakat dilarang sholat berjamaah di masjid. Bukan sholat berjama'ahnya yang dilarang melainkan adanya potensi dan kekhawatiran terjadinya penyebaran virusnya yang harus diwaspadai. Karena itu diatur sedemikian rupa dengan protokol kesehatan," imbuhnya.

Dalam kesempatan lain, secara virtual Ketua PCNU Jombang KH Salmanudin Yazid,  mengajak semua warga NU untuk mematuhi aturan pemerintah, dan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam setiap melaksanakan kegiatan. 

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Ratibul Haddad yang dipimpin oleh Rais Syuriyah dan ditutup dengan doa oleh KH. A. Sholeh Ma'sum dan KH. Chotibul Umam.

Hadir secara offline di Masjid Al Huda Menganto Mojowarno, antara lain Rais Syuriyah MWCNU Mojowarno KH. Abdul Hayyi Asmad beserta beberapa orang dari jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah. Sementara  hadir secara virtual di antaranya KH. A. Sholeh Ma'sum, KH. Chotibul Umam dan Ketua PCNU Jombang KH. Salmanudin Yazid dan warga NU.

Kontributor: Annisa Rahma Nur Listia
Editor: Fitriana