Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Dinahkodai Dosen Universitas Brawijaya, Unwaha Jombang Maju Pesat

Rektor Unwaha Jombang, H. Anton Muhibuddin (kanan) bersama Rektor UB, Prof. Nuhfil Hanani di sebelah kanannya. (Foto: Istimewa)
Rektor Unwaha Jombang, H. Anton Muhibuddin (kanan) bersama Rektor UB, Prof. Nuhfil Hanani di sebelah kanannya. (Foto: Istimewa)

NU Jombang Online,
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah atau biasa disingkat Unwaha Kabupaten Jombang saat ini masih dinahkodai oleh rektor yang merupakan dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang. Meski baru didirikan 7 tahun yang lalu, namun Unwaha menunjukkan perkembangan yang sangat pesat apabila dibandingkan perguruan tinggi lain seusianya. 

Beberapa prodi di Unwaha saat ini sudah terakreditasi sangat baik (B) dan beberapa prodi lainnya bersiap untuk mengajukan akreditasi tahun ini. "Saya optimis prodi lain di Unwaha juga akan terakreditasi sangat baik (B) dan bahkan prodi-prodi unggulan seperti prodi bahasa Arab, manajemen, agribisnis, sistem informatika, bahasa Inggris dan teknologi informasi diperkirakan akan bisa terakreditasi unggul (A)," jelas Rektor Unwaha, H. Anton Muhibuddin, Rabu (24/3). 

Persiapan menuju terakreditasi unggul ataupun sangat baik tentunya harus didukung oleh program yang sistematis, sarana-prasarana yang lengkap, dan tata kelola yang baik, sehingga output dan outcome bisa maksimal.

"Sebagai gambaran, jumlah student body Unwaha setiap tahun terus meningkat hingga saat ini tercatat sebanyak lebih dari 3.300 mahasiswa," ungkapnya.

Demikian pula kualitas mahasiswa. Setiap tahun dari kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa dihasilkan ratusan hak cipta produk inovasi (tahun 2020 dihasilkan 330 hak cipta), ratusan artikel jurnal ilmiah dan buku (tahun 2021 dihasilkan 745 artikel jurnal dan buku), serta puluhan produk komersial hasil kerja sama dengan industri.

Klaster dan peringkat Unwaha juga terus meningkat (klaster 4 dan peringkat 374 dari sekitar 3 ribu-an PT di Indonesia). "Dan tahun 2021 ini, dengan indikator input, proses, output dan outcome yang ada, diperkirakan Unwaha bisa naik pada klaster 3," demikian lanjut Anton, sapaan akrabnya.

Selain itu, kerja sama dengan industri dalam produksi pupuk mikroba diperkirakan menjadi sumber pendanaan yang dominan bagi Unwaha di masa mendatang. Kerja sama Inkubator Bisnis (Inbis) Unwaha dengan beberapa asosiasi petani untuk produksi tebu dan padi di beberapa lokasi akan menjadi sumber dana bagi pembangunan sarana-prasarana, pendanaan riset dan program-program di Unwaha.

Editor: Ahmad