Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Cucu Mbah Hasyim : Jimat NU Itu Istighosah

KH Ahmad Zaki Hadziq. (Foto: RMINU Jatim)
KH Ahmad Zaki Hadziq. (Foto: RMINU Jatim)

NU Jombang Online, 
Istighosah menjadi salah satu ciri khas warga Nahdlatul Ulama (NU). Hingga kini amaliyah NU itu terus lestari, dan digelar di berbagai kesempatan.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) Rabithah Ma'hid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Timur, KH. Zaki Hadzik mengatakan, bahwa istighosah bisa dikatakan jimatnya warga NU. Karena itu, Nahdliyin harus terus menjaga keberadaan istighosah ini.

Istighosah memiliki banyak manfaat atau faidah yang tak bisa dinalar oleh akal sehat manusia. Dan jika dipaksakan ditelaah oleh logika manusia, selamanya tak akan menemukan titik temu.

Ulama terdahulu telah mengajarkan kepada generasi saat ini untuk tidak hanya percaya atau mengimani segala sesuatu yang tampak oleh panca indra manusia semata. Di luar dari penglihatan manusia dan di luar kemampuan pikiran manusia juga harus diimani. Misalnya fadhilah istighosah ini.

"Orang itu akan rugi, kalau hanya mengandalkan akal dan tenaganya saja," ungkapnya saat menghadiri acara Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Jombang, di Masjid Agung Baitul Mu'minin pada Sabtu malam (20/7).

Sudah cukup bukti, sebab istighosah banyak orang yang diberi keberuntungan oleh Allah SWT. 

"Ada teman mengelola lembaga pendidikan PKBM, dulu di awal tahun 2006 hanya mendapatkan tak lebih 30 peserta didik, karena senang dengan istighosah sekarang peserta didiknya mbludak sampai 400 lebih," ujarnya.

Tak hanya itu. Istighosah menurut dia juga bisa membuat seseorang hidupnya tenang, dan rezekinya dimudahkan. "Kalau ingin hidup tenteram ya istighosah, rezekinya susah ya istighosah, hidupnya ruwet ya istighosah," jelas salah satu cucu Mbah Hasyim ini.

Namun demikian, dalam perjalanannya, istighosah selalu mendapat respon tidak baik dari sebagian orang. Termasuk amaliay NU yang lainnya. Hal ini adalah menjadi tantangan tersendiri untuk kian memperkokoh keberadaan istighosah. Jangan sampai, kata dia, hanya gara-gara itu orang NU berhenti beristighosah.

"Istighosah iku senjatane wong NU, sering kali amaliyah NU ini sering cibir kekompok lain, justru istighosah inilah kekuatan kita. Karena addua'u ilal mukmin," ucapnya. (Rifqi Nurul Hidayat/Syamsul Arifin)