Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Antisipasi Klaster Covid-19 di Pesantren, Ponpes Tebuireng dan Darul Ulum Tunda Kedatangan Santri

Pintu masuk Ponpes Tebuireng Jombang (Foto : NU Online Jatim)
Pintu masuk Ponpes Tebuireng Jombang (Foto : NU Online Jatim)

NU Jombang Online,
Angka positif Covid-19 di Kabupaten Jombang kembali mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Pondok Pesantren Tebuireng menunda jadwal kembali santri ke pesantren. Santri yang harusnya dijadwalkan untuk kembali ke pondok pada 3-11 Juli 2021 batal untuk kembali ke pondok sampai waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut diambil oleh pihak pesantren sebagai langkah antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan Ponpes Tebuireng sehingga tidak terjadi klaster di pesantren.

Keputusan menunda kedatangan santri ke Ponpes sudah disampikan kepada wali santri dengan melayangkan surat pemberitahuan dengan Nomor : 023/BPP-PTBI/VII/2021.

"Pesantren Tebuireng sudah merencanakan kedatangan santri tahun ajaran 2021/2022 dengan sebaik-baiknya. Salah satunya menjadwalkan kedatangan berdasarkan kelas dan unit sekolah, agar meminimalisir terjadinya kerumunan," kata Mundir Pondok, Lukman Hakim.

Akan tetapi, melihat kondisi Covid-19 di Indonesia beberapa hari terakhir, yang semakin mengkhawatirkan, pesantren Tebuireng memutuskan menunda kedatangan santri.

Hal yang sama juga terjadi di Pondo Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang yang harus menunda jadwal kembali santri ke Ponpes untuk menghindari terjadinya klaster covid-19.

Keputusan tersebut telah ditetapkan Majelis Pimpinan Ponpes Darul Ulum dengan Nomor Surat : 8595/PI/MPP-YY/B-3/VII-2021, tentang penundaan kedatangan santri ke Ponpes, yang ditanda tangani langsung oleh KH Cholil Dahlan selaku Ketua Umum.

"Kedatangan santri yang semula dijadwalkan datang pada tanggal 9 Juli 2021 menjadi tanggal 21-22 Juli 2021 sesuai dengan jenjang pendidikan yang telah ditentukan," kata KH Cholil Dahlan tertulis, yang diterima NU Jombang Online. Senin (5/7)

Selain itu, santri juga diwajibkan untuk melaksanakan isolasi mandiri dirumah sebelum berangkat ke Ponpes. Untuk memastikan bahwa santri benar-benar datang ke Ponpes dengan keadaan sehat.

Santri juga diwajibkan membawa dokumen atau surat keterangan sehat dari puskesmas dan hasil swab PCR/Antigen/Genose yang menunjukan negatif.

"Santri hanya boleh didampingi oleh 1 wali santri. Semua juga harus membawa hasil swab negatif Covid-19," jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar semua menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Untuk menghindari terjadinya klaster Covid-19 dilingkungan Ponpes.

"Wali santri juga kita kasih pilihan, bagi santri yang memilih pembelajaran secara daring juga diperbolehkan," ungkapnya.

 

Kontributor: Rohmadi
Editor : Fitriana