Pembukaan Muskerwil Bertabur Tokoh

Pembukaan Muskerwil Bertabur Tokoh

NU Jombang Online,
Suasana halaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang Jawa Timur berubah layaknya pesta. Ya, tenda berukuran besar menutup pintu halaman depan kantor PPBU. Tidak hanya itu, sejumlah tokoh penting di Jawa Timur berkenan hadir memadati halaman pesantren.

Mereka hadir dalam pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pertama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur masa khidmat 2013-2018. Tampak di kursi depan, KH Miftachul Akhyar (Rais PWNU Jatim), KH Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua), Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo beserta wakil, Saifullah Yusuf. Jajaran pimpinan PPBU, KH Hasib Wahab Chasbullah selaku Ketua Majlis Pegasuh, KH M Irfan Sholeh, Ketua Umum Yayasan PPBU, Bupati Jombang Drs Ec Nyono Suharli Wihandoko bersama Hj Mundjidah Wahab selaku wakil.

PEMBUKAAN MUSKERWILTampak juga pimpinan partai politik. Drs H Halim Iskandar, MPd yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jatim. Ada Musyaffa’ Noer, MSi, MM selaku Ketua DPW PPP Jatim, serta Zainuddin Amali, Ketua DPD Golkar Jatim.

Belum lagi sejumah pejabat di tingkat provinsi yang berkenan datang memenuhi undangan Muskerwil. Ini tentunya sejumlah kiai dan tokoh NU di tingkatan PCNU kota dan kabupaten se Jawa Timur.

Praktis pada pembukaan Muskerwil ini, ada banyak tokoh dari kota santri dan propinsi yang menyempatkan hadir. Sebenarnya, Ketua Umum PBNU dijadwalkan dating. “Namun beliau tengah menyiapkan acara penyambutan tamu dari Jordania yang akan berkunjung ke PBNU,” tandas Saifullah Yusuf (25/2) yang hadir juga sebagai salah seorang Ketua PBNU.

Pembukaan Muskerwil disambut dengan hujan yang cukup lebat sejak menjelang Magrib. Bahkan sejumlah pintu masuk sempat tergenang air. Rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur juga harus disambut dengan paying menuju dalem kasepuhan.

“Hujan diluar perkiraan,” kata Ema Ummiyyatul Chusnah. Ketua PC Fatayat NU Jombang ini juga rela menunggu undangan sembari membawa payung. Pakaian sejumlah kiai dan gus di PPBU juga terlihat basah lantaran harus terlibat dalam mengatur jalan menuju dalem kasepuhan. “Semua pimpinan daerah dan kiai diterima di sini,” tandas dr H Edy Labib Patriadin.

Namun saat acara pembukaan jam 19.30 WIB, hujan mulai reda. Para undangan dan peserta Muskerwil memasuki ruangan utama untuk memulai acara. Sejumlah kiai dan tokoh memberikan sambutan dan pengarahan pada acara yang akan berlangsung hingga Kamis (27/2) tersebut.

“Hadirnya para tokoh, kiai dan ulama serta pejabat merupakan kebanggan bagi pesantren kami,” tandas KH Hasib Wahab Chasbullah. (s@if)

Categories: Berita Utama

About Author