Menuju Konfercab, PCNU Jombang Gelar Workshop Hasil Evaluasi Program

Menuju Konfercab, PCNU Jombang Gelar Workshop Hasil Evaluasi Program

NU Jombang Online,
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang mengadakan workshop hasil evaluasi kepengurusan periode 2012-2017 di Aula yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Rabu (29/3/2017) petang.

Acara yang sengaja dilakukan jelang konferensi cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Jombang sebagai bahan pertimbangan untuk Konfercab pada April 2017 mendatang. Dalam evaluasi ini difokuskan pada capaian program kepengurusan selama satu periode.

Sementara untuk pelaksana kegiatan evaluasi ini dipimpin oleh tim khusus bagian meneliti dan melakukan kajian mendalam terkait program PCNU Jombang. Mereka diantaranya Machwai Huda, Mochammad Muchlis, Alfiyah Ahmad, Maghfirul Ridwan, Muhammad Fathoni Mahsun dan Titik Hidayati.

Menurut Machwal Huda, dalam melakukan penggalian kinerja kepengurusan PCNU, tim evaluasi melakukan dua metode yakni wawancara dan quisioner. Selain itu, tim juga dibekali dokumen yang dimiliki oleh PCNU, program kerja 5 tahun dan pertahun atau program kerja jangka pendek.

“Tim melakukan evaluasi atas program kerja, antara lain yaitu majalah nahdlah yang hanya terbit 5 kali. Di lain sisi, komunikasi antara syuriah, tahfidziyah dan banom sudah bagus, ini harus di lanjutkan untuk kepengurusan selanjutnya,” jelasnya

Ia menambahkan, evaluasi ini bukan untuk menyudut satu kepengurusan yang programnya tidak berjalan. Evaluasi di sini dimaksudkan untuk merapikan kepengurusan PCNU dan menuju organisasi yang terbuka serta bersih di periode selanjutnya.

“Jangan tersinggung kalau ada kinerja kepengurusan yang dinilai buruk,” ujarnya di hadapan puluhan peserta workshop.

Beragam pola dakwah juga disoroti dalam evaluasi ini, pengajaran Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) di tingkat LP Ma’arif, Lazisnu diusahakan masuk keberbagai lapisan masyarakat. Disamping itu BMT NU diharapkan hadir disetiap kecamatan di Jombang. Hal itu bertujuan untuk untuk membentengi warga NU dari berbagai ancaman, misalkan ideologi, tatanan kemasyarakatan, pemerintahan juga terhadap gejolak perekonomian masyarakat.

“Tidak hanya ideologi yang menjadi target evaluasi kita, namun juga integrasi masyarakat, ekonomi, pemerintahan,” imbuh dia.

Untuk itu kegiatan evaluasi kepengurusan PCNU pra Konfercab dirasa sangat tepat untuk membangun sinergi antar berbagai pihak untuk bersama-sama menyelamatkan eksistensi NU di tengah-tengah masyarakat. “NU harus lebih aktif dalam menyoroti permasalahan masyarakat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Konfercab NU Jombang akan berlangsung pada 22-23 April 2017 mendatang di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Syarif/Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author