Ketua PBNU Ingatkan Bahaya Santri Bila Putus dengan Guru

Ketua PBNU Ingatkan Bahaya Santri Bila Putus dengan Guru

NU Jombang Online,
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf mengimbau agar para santri tak putus dengan guru dan pesantren yang sebelumnya menjadi media mereka dalam menimba ilmu. Pasalnya, belakangan ini kejahatan-kejahatan juga mengintai kalangan santri.

Misalnya seorang santri yang terkena kasus narkoba dan beberapa kasus yang lain. Hal ini menurut pria yang juga sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) ini, para santri sudah banyak yang tidak tersambung lagi dengan pesantren dan para guru-gurunya, lebih-lebih setelah lulus dari pesantren.

Gus Ipul sapaan akrabnya menjelaskan, di Jawa Timur saat ini sudah darurat narkoba dan mengancam berbagai kalangan termasuk kalangan santri.

“Jatim sudah darurat narkoba dengan memiliki 900.000 pengguna berbagai jenis narkoba dari 39.000.000 lebih dari total keseluruhan penduduk Jatim,” jelasnya saat menghadiri haul almaghfurlah KH Bisri Syansuri di Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, Selasa (28/3).

Ia menambahkan, fenomena lain yang seringkali ditemui saat ini, santri terintervensi oleh kelompok-kelompok yang kontra dengan ajaran-ajaran yang diperoleh saat di pondoknya. Seperti menyalahkan amalan-amalan kiainya dan mengkafirkan banyak orang dengan mudah.

Dengan demikian, untuk mengantisipasi semakin berkembangnya kejahatan di lingkungan santri, santri tak boleh putus dengan pesantren dan para gurunya meski sudah lulus dari pesantren. Misalnya dengan cara silaturahim atau sowan kepada guru-gurunya pada acara haul pondok atau kegiatan-kegiatan lainnya.

“Haul membuat santri bisa silaturahim atau sowan kepada kiai dan kiai bisa melihat perkembangan santrinya sehingga bisa bercerita panjang lebar,” ujarnya.

Menurutnya, ketemunya santri dan kiai dalam suatu forum akan membuat hubungan guru dan murid semakin lengket.” Bahaya kalau keluar dari barisan kiai, makanya harus sering-sering sowan kepada kiai,” tambah Gus Ipul. (Syarif/Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author