Hanya Iuran Seribu Rupiah Bisa Hidupkan Organisasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Jamaah

Hanya Iuran Seribu Rupiah Bisa Hidupkan Organisasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Jamaah

NU Jombang Online,
Gerakan seribu rupiah yang dicetuskan PC Muslimat NU Jombang,  sukses menarik perhatian khalayak. Bagaimana tidak, dana yang berhasil dihimpun melalui gerakan itu sudah mencapai ratusan juta rupiah dalam kurun waktu sekitar 7 bulan ini.

Dana tersebut diperoleh dari iurang masing-masing Pengurus Muslimat mulai tingkat ranting hingga cabang sebesar seribu rupiah dalam setiap bulan. Tujuannya, untuk keberlangsungan organisasi dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan, juga sebagai jembatan keaktifan pengurus. Di samping itu dalam jangka panjangnya adalah sebagai salah satu upaya kesejahteraan pengurus Muslimat NU dari aspek ekonomi dengan pendirian usaha-usaha pengurus atau dalam bentuk yang lain.

“Sejak awal saya anjurkan, iuran ini tak hanya untuk warga Muslimat NU yang aktif yasinan, tahlilan dan seterusnya. Tapi juga warga Muslimat NU lainnya karena kesibukan, misalnya jualan, sehingga tidak bisa aktif di majelis taklim. Nah, untuk warga yang tidak aktif, pengurus yang mendatangi mereka, ya memang harus jemput bola,” kata Hj Munjidah Wahab, Ketua PC Muslimat NU Jombang, Selasa (22/11/2016).

Inovas ini beawal dari ide Hj Munjidah Wahab untuk menguatkan identitas Jombang sebagai tempat kelahiran muassis NU (Nahdlatul Ulama). “Begini, saya melihat NU itu identik dengan Jombang. Lalu saya mikir, kira-kira apa yang bisa dilakukan Muslimat NU dari Jombang yang sifatnya menasional, dan ketemulah gerakan iuran seribu rupiah ini,” jelasnya.

Mundjidah berharap gerakan tersebut dapat menginspirasi Pengurus Muslimat NU yang lain. Apalagi bertepatan pada momen Kongres Muslimat NU ke-17 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 23-27 November ini, dirinya diperkenankan untuk mempresentasikan terkait keberhasilannya ini.

“Saya sudah dapat informasi dari Bu Machfudhoh (Ketua Steering Committee/SC, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, red) untuk memberikan presentasi keberhasilan gerakan iuran seribu rupiah nanti dalam acara ta’aruf dan sudah diagendakan, kita dikasih waktu 45 menit,” ujar putri salah satu Pendiri NU, KH Wahab Chasbullah itu.

Dalam gerakan ini, PC Muslimat NU bekerjasama dengan Bank Jatim. Setiap ada penambahan uang dan sudah terkumpulkan, koordinator keuangan dalam gerakan ini langsung menabungnya di rekening yang sudah dibuat sebelumnya.

“PC membuka rekening, begitu juga dengan PAC dan ranting. Lalu anggota kita buatkan kartu iuran semacam SPP, kita cetak dan itu butuh biaya. Sampai hari ini sudah 65 ribu kartu iuran beredar ke anggota. Pokoknya untuk menjaga kepercayaan anggota, dipastikan kita (PC, red) tidak pegang uangnya. Iuran dari anggota langsung ke Bank Jatim,” tuturnya. (Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author