Dusun Kopen Rawan Longsor, Relokasi Dibutuhkan

NU Jombang Online,
Hasil penelitian tim emergency Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Jombang mengungkap ada belasan rumah di sekitar Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang terancam tertimbun longsor. Rumah tersebut berada tak jauh dari lokasi longsor kemarin.

Sekretaris Lakpesdam NU Jombang, Lutfi Prasetyo Aji, mengatakan, di lereng tebing sebelah utara lokasi longsor, tepatnya di seberang sungai, ada sekitar sembilan rumah. Longsor rawan terjadi karena daerah itu minim resapan. “Kondisinya di sana minim resapan. Jadi jika hujan deras maka terancam longsor,” kata Lutfi, Rabu (29/1/2014).

Tak hanya itu, ada dua rumah yang berada sekira 100 meter dari lokasi longsor. Dua rumah tersebut berada di bawah tebing dan posisinya mirip seperti empat rumah warga yang tertimbun. “Pemerintah harus memikirkan upaya untuk merelokasi warga karena mereka terancam menjadi korban longsor,” jelasnya.

Menurutnya, upaya relokasi ke tempat yang lebih aman penting dilakukan karena dikhawatirkan akan timbul korban jiwa akibat bencana alam tersebut. Dia pun menyambut baik wacana Pemkab Jombang yang menanggung biaya relokasi meski tetap mengharapkan swadaya masyarakat.

“Pada intinya adalah mencari tempat yang aman. Karena ini upaya antisipasi terjadinya korban ketika terjadi bencana longsor,” jelasnya.

Hujan semalaman pada Senin 27 Januari 2014 mengakibatkan bukit setinggi 300 meter longsor dan menerjang lima rumah di Dusun Kopen. Empat dari lima rumah tertimbun material berupa tanah dan bebatuan. Kejadian itu menelan 16 korban, di mana dua di antaranya ditemukan selamat, tujuh meninggal dunia, dan tujuh lainnya masih dalam pencarian. (lakpesdam)

Categories: Berita Utama

About Author