5 Pernyataan Sikap Elemen Masyarakat Jombang soal Aksi Terorisme

5 Pernyataan Sikap Elemen Masyarakat Jombang soal Aksi Terorisme

NU Jombang Online,
Berbagai elemen masyarakat Jombang yang terdiri dari beragam agama, komunitas, organisasi kemasyarakatan (Ormas) berkumpul di Bundaran Ringin Contong Jombang, Selasa (15/5) malam lalu. Mereka gelar aksi 1000 Lilin Doa Bersama dan Solidaritas Kemanusiaan atas peristiwa pengeboman teroris yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Selain melakukan aksi solidaritas kemanusiaan itu, mereka menyampaikan 5 (lima) sikap terkait aksi terorisme yang telah disusun bersama sebelumnya.

Pernyataan sikap sejumlah elemen masyarakat, agama, komunitas dan Ormas di Kota Santri ini dibacakan oleh ketua organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto.

Setelah dibacakan di hadapan ratusan warga yang hadir, pernyataan sikap yang tertulis di sebuah kertas selanjutnya ditandatangani oleh masing-masing perwakilan dari agama, organisasi dan seterusnya. Kemudian diserahkan kepada forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jombang sebagai bentuk keseriusan mereka dalam melawan teroris.

Berikut lima butir pernyataan sikap elemen masyarakat Jombang terkait aksi kejahatan terorisme di Indonesia

1. Elemen masyarakat Jombang menyesalkan dan mengutuk keras tindakan terorisme dan radikalisme serta tindakan apapun yang bisa mengancam stabilitas nasional dan keutuhan NKRI karena itu bertentangan dengan ajaran agama manapun

2. Memohon kepada aparat negara untuk menindak tegas pelaku terorisme, radikalisme sesuai dengan hukum yang berlaku

3. Kami dari elemen masyarakat Jombang mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada korban-korban aksi terorisme yang terjadi di Surabaya. Semoga keluarga korban diberi kekuatan

4. Negara dan rakyat Indonesia tidak boleh kalah dan tidak boleh takut terhadap semua tindakan terorisme yang terjadi di bumi Indonesia tecinta ini

5. Mendukung penuh dengan segala upaya aparat keamanan dalam mengusut secara cepat dan mengambil tindakan pencegahan dengan tidak menyebarkan foto maupun gambar apapun yang berkaitan dengan korban, karena sikap itu akan menjadi bentuk kampanye dari upaya upaya tindakan terorisme

(Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author